“Ini benar-benar minggu yang baik,” pikir Jeanine Wilson, suatu kali saat ia keluar dari tempat parkir Solberg Paints pada jumat siang. Beberapa bulan sebelumnya, ia baru saja lulus dari sebuah universitas negeri dan mengikuti ujian sertifikasi akuntan publik. Meski demikian, Jeanine berpikir masuknya ke dunia kerja tidaklah semulus itu, dan ia terkejut begitu menyadari begitu banyak hal yang masih harus ia pelajari. Tapi ia telah membuat langkah yang baik dengan pekerjaannya di Solberg.
John Hernandez adalah seorang Auditor senior untuk audit Solberg Paints, dan ia terkenal dengan reputasinya sebagai guru dan penyelia yang sabar. Jeanine tidaklah kecewa. Di awal perjanjian, John menasehatinya, “Jangan takut untuk bertanya. Jika engkau mendapati sesuatu yang tampak janggal, kita bisa membahasnya. Dan yang paling penting, jika engkau punya ide yang akan membantu klien, sampaikanlah. Klien berharap lebih dari sekedar laporan audit yang kita sampaikan.”
“Mustinya yang Aku sampaikan,” pikir Jeanine. Ia menemukan satu kesalahan dalam perhitungan LIFO atas persediaan klien yang seharusnya dapat membuat perusahaan membayar pajak lebih sedikit. Tapi agaknya ia tidak dapat menyampaikannya. Jeanine membaca sebanyak mungkin tulisan tentang perusahaan cat dan mempelajari beberapa metode pengendalian produksi baru yang tampaknya bisa diaplikasikan pada Solberg. Ia merasa segan untuk menyampaikannya khawatir ia tidak cukup memiliki pengetahuan tentang apa yang belum diketahui kliennya, tapi John menganjurkannya untuk membahasnya dengan klien. Hasil yang didapat adalah ternyata klien ingin membahas lebihjauh dengan firma tempat Jeanine bekerja untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana perusahaan dapat meningkatkan proses produksinya.
Jumat itu adalah hari terakhir audit kerja lapangan, dan sang partner, Bill Marlow, berada di kantor klien untuk menyelesaikan review atas laporan audit. Jeanine terkejut mendengar apa yang dikatakan Bill padanya. “Apa yang saja yang kau kerjakan di lantai 15?” Kita akan segera bertemu klien untuk membahas temuan audit kita. Kamu telah memberi masukan yang baik pada audit ini, dan Saya mau kamu hadir di sana.” Jeanine berusaha menyembunyikan rasa senangnya, tapi tetap senyuman tersungging di bibirnya. “Ya, ini benar-benar minggu yang baik.”