Kantor akuntan publik Halvorson & Co. dipercaya untuk mengaudit Machinetron, Inc., perusahaan yang memproduksi alat pemotong kayu/logam terkomputerasi berapresisi tinggi. Pemiliknya, Al Trent, yakin bahwa Machinetron telah siap untuk Go Public, dan ia menyewa Halvorson untuk melakukan audit dan membantu menyiapkan pernyataan registrasi untuk penawaran surat berharga.
Berhubung mesin-mesin Machinetron berukuran besar dan rumit, hal ini menjadikannya barang mahal. Setiap penjualan dinegosiasikan secara pribadi oleh Trent, dan penjualan biasanya terealisasi setelah beberapa bulan. Hal ini menyebabkan kesalahan pencatatan terhadap satu atau dua mesin saja bisa mengakibatkan kesalahan saji yang material terhadap laporan keuangan.
Partner yang menerima audit Machinetron adalah Bob Lehman, seorang auditor yang sangat berpengalaman dalam audit perusahaan manufaktur. Ia paham akan risiko ketidaktepatan pencatatan penjualan, dan ia meminta agar semua staff melakukan konfirmasi secara langsung akan semua piutang perusahaan pada akhir tahun kepada para pelanggan. Lehman menyelesaikan review atas berkas Machinetron pada hari yang sama dengan hari ketika Trent hendak memberlakukan pernyataan registrasi untuk penawaran saham perdananya. Lehman mendapati bahwa ada piutang atas penjualan yang bernilai besar hanya didukung dengan alat bukti selembar kertas fax, bukan surat resmi jawaban konfirmasi sebagaimana biasanya. Tampaknya, hubungan dengan pelanggan yang satu ini sifatnya “touchy”, dan Trent memberi batasan pada staff audit untuk dapat menghubungi pelanggan tersebut.
Pada sore harinya, diadakan pertemuan di kantor Machinetron yang dihadiri Lehman, Trent, penjamin (underwriter) penawaran saham, dan pengacara perusahaan. Lehman mengungkapkan bahwa bukti konfirmasi yang lebih baik diperlukan untuk mendukung bahwa piutang itu benar-benar ada. Begitu mendengar hal ini, Trent menjadi geram. Pengacara Machinetron pun mendekati Trent dan menenangkannya. Ia menawarkan alternatif untuk membuat surat pada Halvorson & Co. yang berisi opini bahwa kertas fax memiliki substansi hukum sebagai jawaban yang valid atas konfirmasi. Lehman yang merasakan adanya tekanan yang besar pun akhirnya menerima usulan ini dan mengakhiri penugasannya dengan memberi unqualified opinion.
Enam bulan setelah penawaran saham perdana, Machinetron mengeluarkan pernyataan adanya indikasi bahwa pendapatan tahun sebelumnya dilaporkan lebih tinggi (overstated) karena ketidaktepatan pencatatan penjualan, termasuk penjualan yang hanya didukung dengan konfirmasi melalui fax. Penyelidikan oleh SEC (Bapepam-nya Amerika) membuktikan bahwa fax tersebut telah dikirim sendiri oleh Trent, bukan oleh pelanggan. Halvorson & Co. pun meralat opini unqualified-nya namun itu tidak mampu menghalangi kerugian para investor. Hlavorson & Co. dipaksa untuk mengganti kerugian dalam jumlah besar, dan Bob Lehman mendapat larangan praktik dari SEC. Ia pun meninggalkan dunia akuntan publik.