Bruce Smith telah mempelajari saham kliennya, Ultimate Networks, selama 6 bulan terakhir. Ultimate Networks sedang mendapati kenaikan pangsa pasar, dan ia yakin bahwa penjualan mereka akan terus meningkat dengan teknologi baru mereka di bidang jalur pipa (pipeline). Akhirnya ia tidak tahan lebih lama lagi dan ia pun menghubungi pialangnya, John Rizzo, untuk memesan 200 lembar saham Ultimate Networks. “Kamu yakin dengan pilihanmu?” tanya Rizzo. “Bukannya Ultimate Networks itu klienmu?” Rizzo mengerti tanggung jawab profesi karena sebelum menjadi pialang ia dahulu bekerja bersama Bruce di sebuah kantor akuntan publik dan hingga saat itu masih berteman. “Coba deh kamu periksa dulu, baru hubungi aku lagi.” lanjut Rizzo.
Pagi berikutnya, Bruce pun merasa sangat senang karena pialang yang ia hubungi adalah John Rizzo. SEC baru saja mengumumkan bahwa mereka menemukan adanya sejumlah pelanggaran terkait independensi pada kantor akuntan publik lain. Kantor akuntan publik tersebut harus membatalkan beberapa laporan auditnya dan beberapa partner dan staff pemeriksa dilarang berinvestasi pada perusahaan yang sehari sebelumnya hendak dibeli sahamnya oleh Bruce. Setelah berpikir bahwa ia tidak boleh memiliki saham auditee, ia pun bergumam, “Pasti ada investasi yang tidak kalah menguntungkan di luar sana.”